MOU RI-China dalam bidang Pendidikan

October 18, 2010

pdfSehubungan dengan telah ditandatanganinya MOU antara Pemerintah RI dan Pemerintah China dalam bidang Pendidikan, dengan ini kami mengimbau PTN dan PTS untuk mengisi kolaborasi dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Perguruan Tinggi yang ada di China. Selengkapnya…
Berita MOU RI-China
http://www.kopertis3.or.id/html/wp-content/uploads/2010/10/mou-ri-china.pdf
Aneh dalamnya surat Direktorat Akademik no 2577/D2.1/2010 tgl 16/09/2010 topiknya MOU RI-China bidang pendidikan tapi lampiran beritanya tentang STU Moskow.

=================================================

Arsip Berita tentang MOU China-RI bidang Pendidikan

ASEAN and China To Target Exchange of 200 Thousand Students in 2020
http://www.deplu.go.id/Pages/News.aspx?IDP=3837&l=en
Wednesday, 04 August 2010
As one element in the agreement of the ministers of education from ASEAN and China, more than 100,000 students from ASEAN are expected to study in China and vice versa : similar number of Chinese students are expected to study in the ASEAN countries.  This agreement has been set forth in Guiyang Declaration and signed by 11 ministers attending ‘The 1st China-ASEAN Education Minister Roundtable Conference’, taking place in Guiyang, China, 3 August 2010.
To meet this target, within the next 10 years Government of China will make available 10,000 scholarships for students from ASEAN countries, State Councilor Liu Yandong stated in the opening ceremony. Also, China proposed to implement the program ‘Scholarships for Top-Talents Exchange’ for students at post graduate and doctoral levels, with main majors including the fields: teaching, environment, medicine, climate and technology.

…dst

RI dan China Tandatangani MoU Pendidikan
http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/2010/8/2/china.aspx
02 Agustus 2010 | Laporan oleh Arimas
GUIYANG — Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, Selasa (3/8) siang menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Pendidikan China di Guiyang, China. Ini dilakukan di tengah-tengah acara Konferensi Tingkat Menteri ASEAN-China pertama (The 1st China-ASEAN Minister of Education Roundtable Conference di Guiyang, China) yang berlangsung mulai 2-6 Agustus.
Kerja sama itu diprioritaskan pada jenjang pendidikan dasar, menengah, tinggi dan juga kejuruan serta pendidikan profesi. Kerja sama itu menyepakati kegiatan pertukaran siswa, mahasiswa, dan tenaga pengajar, pertukaran pengalaman di bidang pembelajaran Iptek pada sekolah dasar dan menengah serta peningkatan kualitas pendidikan; pemberian beasiswa khususnya untuk program S1 dan S2;
Lalu, pelaksanaan riset dan publikasi internasional bersama; penjajakan penyetaraan dan pengakuan (mutual recognition) dokumen terkait ijazah, kualifikasi dan akreditasi; penyelenggaraan seminar terkait pengembangan teknologi pendidikan; pengajaran bahasa dan sastra Indonesia di China dan sebaliknya; serta pendirian Pusat Bahasa Mandarin di enam Universitas di Indonesia meliputi Jakarta, Surabaya, Pontianak, Bandung, Makassar dan Malang.

…dst

Kerjasama Bilateral
RI-China Tingkatkan Kerja Sama Pendidikan

http://internasional.kompas.com/read/2010/08/03/15311390/RI-China.Tingkatkan.Kerja.Sama.Pendidikan

Selasa, 3 Agustus 2010 | 15:31 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Rakyat China memperluas kerja sama di bidang pendidikan dengan prioritas pendidikan dasar, menengah, tinggi, kejuruan, dan pendidikan profesi. Dalam siaran pers Kedubes RI di Beijing yang diterima Kompas.com, Selasa (3/8/2010), kerja sama tersebut akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Menteri Pendidikan Nasional RI dan Menteri Pendidikan RRC di Guiyang, Senin (3/8/2010), dalam Konferensi Tingkat Menteri ASEAN-RRC Pertama. Dalam kerangka kerja sama ini, kedua pihak sepakat terus mendorong pertukaran siswa dan tenaga pengajar, pertukaran pengalaman di bidang pembelajaran iptek pada sekolah dasar dan menengah, serta peningkatan kualitas pendidikan. Pemberian beasiswa khususnya untuk program S1 dan S2 serta pelaksanaan riset dan publikasi internasional bersama juga menjadi program kerja sama kedua belah pihak. Selain itu, kedua negara juga sepakat meningkatkan pengajaran bahasa dan sastra Indonesia di RRC dan sebaliknya serta pendirian Pusat Bahasa Mandarin di enam universitas di Indonesia (Jakarta, Surabaya, Pontianak, Bandung, Makassar, dan Malang).

..dst