1 ) Kebijakan Pendidikan Tak Berdasar Riset
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/23/21134710/Kebijakan.Pendidikan.Tak.Berdasar.Riset.

Minggu, 23 Oktober 2011 | 21:13 WIB
BOGOR, KOMPAS.com- Berbagai kebijakan pendidikan tidak berdasarkan hasil riset dan analisis yang mendalam. Riset pendidikan selama ini hanya bersifat reaktif dan hanya menjadi solusi masalah jangka pendek. Akibatnya, pemerintah tidak memiliki strategi kebijakan pendidikan jangka panjang.Demikian mengemuka dalam lokakarya “Penajaman Peran dan Fungsi Balitbang dalam rangka Reformasi Birokrasi” yang berlangsung Sabtu hingga Minggu (23/10/2011), di Bogor.Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim mengakui, seharusnya hasil riset isu-isu pendidikan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bisa ditindaklanjuti menjadi kebijakan. Apapun kebijakan pemerintah seharusnya dibuat berdasarkan hasil kajian dan analisis dari balitbang.

…dst

2 ) Riset di Kemdikbud Dituding Hanya jadi Proyek
http://www.jpnn.com/read/2011/10/23/106356/Riset-di-Kemdikbud-Dituding-Hanya-jadi-Proyek-

Minggu, 23 Oktober 2011 , 22:19:00
JAKARTA–Anggota Komisi X DPR RI , Hetifah Sjaifudian menyatakan, metode riset yang digunakan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) harus dikaji ulang. Menurutnya, riset yang dilakukan oleh Balitbang selama ini tidak sesuai dengan tujuan dan program pemerintah.”Riset yang harus dilakukan oleh Balitbang, bukanlah riset ilmiah. Akan tetapi, riset yang dilakukan oleh Balitbang bersifat policy research. Cara atau metodelogi riset ini, pemerintah harus ikut berpartisipasi dan juga metodeloginya harus aspiratif. Jangan hanya berdasarkan teori-teori, tetapi harus melibatkan media, LSM harus menjadi sumber informasi pemerintah juga,” ungkap Hetifah kepada JPNN di Jakarta, Minggu (23/10). Hetifah mengaku ingin mendorong pemerintah agar apa yang dibuat oleh pemerintah harus melalui penelitian. “Ini saatnya pemerintah merubah sikapnya. Kalau tidak, maka tidak akan maju. Kami senang pemerintah akhirnya seperti ini, karena sebelumnya kami sampai gedor-gedor meja untuk meminta ada penelitian kebijakan,” tukasnya.

…dst

3 ) Ilmuwan Indonesia Diincar
Anggaran Penelitian Cuma Sekitar 0,3 Persen dari APBN
http://cetak.kompas.com/read/2011/10/24/05043579/ilmuwan.indonesia.diincar

Senin, 24 Oktober 2011
Jakarta, Kompas – Sejumlah ilmuwan dan peneliti muda asal Indonesia diincar sejumlah negara. Mereka diiming-imingi berbagai fasilitas, tempat riset yang memadai, dan gaji besar asalkan bekerja di sana. Perburuan terhadap ilmuwan-ilmuwan muda tersebut sangat agresif. Selain datang ke kampus-kampus di luar negeri dan berburu mahasiswa Indonesia yang sedang mengambil program doktoral, mereka juga datang ke sejumlah lembaga riset di Tanah Air. Mereka mengetahui, perhatian Pemerintah Indonesia terhadap ilmuwan dan peneliti sangat minim. Selain gaji kecil dan fasilitas penelitian sangat terbatas, peneliti juga sangat sulit mendapatkan hak paten atas penemuan yang sudah dilakukan. Mengetahui kelemahan ini, negara lain menawarkan fasilitas yang tidak diberikan oleh Pemerintah Indonesia.

…dst

4 ) DPR Wacanakan Lepas Dikti
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/10/24/163867/DPR-Wacanakan-Lepas-Dikti-

24 Oktober 2011
JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mewacanakan pelepasan pendidikan tinggi (dikti) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), untuk kemudian berada di bawah naungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek). Pasalnya, pendidikan tinggi dipandang lebih menititikberatkan pada inovasi dan riset. “Saya punya pemikiran lain, pendidikan tinggi harus dilepas, biar digabung dengan Kementerian Riset dan Teknologi. Karena (dikti) itu sudah terkait dengan inovasi, motivasi, dan urusan teknologi,” kata Wakil Ketua Komisi X Rully Chairul Azwar, di Jakarta, kemarin. Dia menjelaskan, hal tersebut sudah pernah diwacanakan oleh DPR, tetapi tidak akan direalisasikan pada kabinet (pemerintahan) yang sekarang. “Ini akan dibicarakan dulu,” imbuhnya. Menurut Rully, hal itu merupakan salah satu upaya untuk mengurangi beban tugas dari Kemdikbud. Saat ini Kemdikbud tidak hanya mengurusi pendidikan, tapi juga masalah budaya.

…dst

5 ) Kemendikbud Berdayakan Peran Balitbang
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/10/24/270549/293/14/-Kemendikbud-Berdayakan-Peran-Balitbang

Senin, 24 Oktober 2011 00:45 WIB
JAKARTA–MICOM: Keberadaan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memiliki peran strategis dalam implementasi pembangunan pendidikan dan kebudayaan. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Pendidikan, Musliar Kasim, menyatakan Balitbang Kemendikbud merupakan unit utama yang bertugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Selain itu, juga memberikan masukan kepada Mendikbud dalam menyusun dan menetapkan kebijakan. “Balitbang memiliki peran strategis dalam mewujudkan pembangunan yang ber implikasi luas dalam pembangunan pendidikan dan kebudayaan serta pembangunan bangsa,” kata Musliar Kasim usai membuka Lokakarya Nasional bertema Penajaman Peran dan Fungsi Balitbang dalam Rangka Reformasi Birokrasi, Minggu (23/10).

…dst

6 ) Daoed Joesoef: Pendidikan Kunci Kemajuan Bangsa
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/23/15253241/Daoed.Joesoef.Pendidikan.Kunci.Kemajuan.Bangsa

Minggu, 23 Oktober 2011 | 15:25 WIB
BOGOR, KOMPAS.com – Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Daoed Joesoef mengatakan, ketahanan dan kekuatan suatu bangsa terletak pada bidang pendidikan. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber pada lokakarya “Penajaman Peran dan Fungsi Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayan”, Minggu (23/10/2011), di Bogor, Jawa Barat.”Pendidikan merupakan kunci kemajuan suatu bangsa. Tidak ada bangsa yang maju, yang tidak didukung pendidikan yang kuat,” katanya. Menurut Daoed, jika ingin menjadi negara yang kuat, maju dan disegani dunia internasional, maka Indonesia harus menjadikan pendidikan sebagai bidang unggulan.

…dst

7 ) Tiada korelasi bahasa Inggris dengan kecerdasan
http://www.antaranews.com/berita/281181/tiada-korelasi-bahasa-inggris-dengan-kecerdasan

Minggu, 23 Oktober 2011 16:43 WIB
Bogor (ANTARA News)-Kecerdasan tidak berhubungan dengan penguasaan bahasa Inggris maupun bahasa-bahasa asing lainnya, kata pakar pendidikan dan kebudayaan, Prof Dr Daoed Joesoef, Minggu di Bogor.”Tidak ada keharusan menguasai ilmu pengetahuan tertentu dengan bahasa Inggris. Kecerdasan tidak ada kaitannya dengan bahasa Inggris,” kata Prof Dr Daoed Joesoef. Prof Dr Daoed Joesoef dikenal sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada zaman Orde Baru. Pada Minggu, Prof Daoed didapuk sebagai narasumber “Lokakarya Penajaman Peran dan Fungsi Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan” di Hotel Salak, Bogor. Dia mengangkat materi dengan judul “Peran Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud dalam rangka Menghadapi Tantangan Abad 21”.

…dst

8 ) Mahasiswa IPB Ciptakan Mi Instan Berbahan Singkong
http://edukasi.kompas.com/read/2011/10/23/12102044/Mahasiswa.IPB.Ciptakan.Mi.Instan.Berbahan.Singkong

Minggu, 23 Oktober 2011 | 12:10 WIB
BOGOR, KOMPAS.com — Tim mahasiswa Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor menemukan sebuah inovasi produk makanan siap saji, yakni mi instan berbasis singkong yang diberi label “Mo Mie”.Humas IPB Laeli Nur Hasanah dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, mahasiswa Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia IPB bersama empat rekannya melakukan penelitian itu di bawah bimbingan dosen pembimbing, Megawati Simanjuntak. Menurut Laeli Nur Hasanah, Mo Mie memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan mi instan yang lain karena kandungan protein yang tinggi dan aman dikonsumsi.Ia menjelaskan, ada tiga jenis produk Mo Mie yang ditawarkan, yakni kering, spageti, dan sozzilatos. Makanan ini diciptakan dalam rangka diversifikasi pangan.

…dst

9 ) Mahasiswa Indonesia berguru ke Negeri Beruang Merah
http://www.antaranews.com/berita/281161/mahasiswa-indonesia-berguru-ke-negeri-beruang-merah

Minggu, 23 Oktober 2011 12:47 WIB
London (ANTARA News) – Sebanyak tujuh orang mahasiswa baru Indonesia penerima beasiswa pemerintah Rusia tahun ajaran 2011/2012 tiba di Rusia untuk menimba ilmu di negeri itu. Mereka disambut Persatuan Mahasiswa Indonesia di Rusia, di KBRI Moskow.Sekretaris Dua Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana, dalam keterangannya kepada ANTARA London, Minggu menyebutkan ketujuh mahasiswa tersebut akan belajar di tiga perguruan tinggi di tiga kota Rusia, yaitu Peoples’ Friendship University of Russia (RUDN di Moskow, Ulyanov State University di Ulyanovsk, dan Kuban Technological University di Krasnodar. Jurusan-jurusan yang dipilih seperti Foreign Area Studies, Political Sciences, Mathematics and Computerdan Oil and Gas Engineering baik progam bachelor (S-1) maupun master (S-2). Bicara soal minyak dan gas, teknologi pengilangan dan eksploitasi sumber daya mineral Rusia ini sangat terkenal, terutama pada ladang-ladang minyak di Siberia yang bertemperatur sangat ekstrim dingin itu.

…dst

10 ) Ilmuwan Matematika Perancis Dapat Penghargaan dari ITB
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/10/23/lti716-ilmuwan-matematika-perancis-dapat-penghargaan-dari-itb

Minggu, 23 Oktober 2011 12:24 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Ilmuwan matematika asal Perancis, Cedric Villani (38), mendapat anugerah Ganesha Widya Jasa dari Institut Teknologi Bandung (ITB).”Jasa Villani di bidang matematika dan fisika sangat besar,” ujar guru besar ITB, Edy Tri Baskoro, di sela-sela acara ‘The Fifth International Conference on Research and Education in Mathematics’ (ICREM 5), di Kampus ITB, Sabtu (21/10).Villani merupakan peraih Fields Medal 2010. Fields Medal adalah penghargaan tertinggi di bidang matematika yang diberikan empat tahun sekali pada forum ‘International Congress of Mathematical Union’. “Di kalangan matematikawan dunia, Fields Medal sejajar dengan Nobel,” terang Edy yang juga ketua panitia ICREM 5. Villani memberikan kontribusi besar di bidang ‘persamaan diferensial parsial’ dan fisika matematika. Kontribusinya di kedua bidang tersebut berkaitan dengan mekanika statistika dan dinamika gas. Dalam karya-karyanya bersama dengan Guiseppe Toscani, Laurent Desvillettes dan Clement Mauhot, Villani telah memberikan landasan matematika yang kokoh untuk konsep entropi. Karya-karyanya tersebut sekaligus memberikan pemahaman yang lebih mendalam atas proses-proses fisika yang melibatkan entropi.

…dst

11 ) Unimus Bangun RS Pendidikan Gigi
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/10/24/163865/Unimus-Bangun-RS-Pendidikan-Gigi

24 Oktober 2011
SEMARANG- Seiring akan dibukanya Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) membangun Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP). Pembangunan gedung bermanfaat untuk memberikan fasilitas dan memenuhi kebutuhan pendidikan kesehatan bagi mahasiswa.Mulai dibangunnya gedung rumah sakit pendidikan khusus gigi ditandai dengan peletakan batu pertama oleh pimpinan universitas di Kampus Terpadu Jalan Kedungmundu Raya, baru-baru ini. Kegiatan itu dihadiri Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng yang juga Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Unimus Drs Musman Tholib MAg, anggota BPH H Widadi SH, Wakil Rektor I Unimus Ir Diyono Ikhsan SU, para dekan, dan ketua program studi di lingkungan Unimus.Rektor Unimus Prof Djamaluddin Darwis MA mengatakan, Unimus berupaya memenuhi kebutuhan pendidikan kesehatan termasuk kebutuhan kesehatan gigi dan mulut.

…dst

12 ) Green Ekonomi Solusi Kerusakan Lingkungan
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/10/24/163862/Green-Ekonomi-Solusi-Kerusakan-Lingkungan

24 Oktober 2011
SEMARANG- Salah satu yang menjadi ancaman akibat kerusakan lingkungan adalah timbulnya rawan pangan, energi, dan kelangsungan keseimbangan alam. Salah satu solusi mengatasi masalah lingkungan ini dengan mengembangkan green economy (ekonomi hijau). Indonesia negara yang kaya sumber daya alam harus mengembangkan kebijakan ini.”Konsep merupakan praktik ekonomi yang meninggalkan pola keuntungan jangka pendek dengan menggerakkan perekonomian yang rendah karbon,” kata Ketua Program Magister Manajemen Universitas Islam Sultan Agung Dr Mutamimah dalam pelepasan dan tasyakuran lulusan Magister Manajemen periode II 2011di Patra Convention Hotel, Minggu (23/10).

…dst

13 ) Perlu Kurikulum Perubahan Iklim
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/438364/

Monday, 24 October 2011
JAKARTA – Pemerintah menyetujui usulan bahwa materi tentang perubahan iklim perlu di integrasikan dalam kurikulum pendidikan.Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Diah Harianti mengatakan, siswa penting mendapat pengetahuan mengenai perubahan iklim karena hal ini berimbas pada pertanian, kelautan, dan perikanan. Terlebih, perubahan iklim di Indonesia sulit diprediksi. “Meski begitu, perubahan iklim tak perlu menjadi mata pelajaran tersendiri, melainkan digabungkan atau disisipkan saja pada mata pelajaran yang berhubungan dengan perubahan iklim seperti IPA (ilmu pengetahuan alam), fisika, kimia, geografi, biologi,dan matematika,” ujarnya dalam training for trainers (TOT) “Integrasi Materi Perubahan Iklim ke dalam Pendidikan” yang digelar Badan Meteorologi, Klimatogi dan Geofisika (BMKG), Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF), dan Kemendikbud di Jakarta akhir pekan lalu.

…dst

14 ) Upaya Unsoed Perangi Rokok di Kampus
http://kampus.okezone.com/read/2011/10/22/373/519007/upaya-unsoed-perangi-rokok-di-kampus

Minggu, 23 Oktober 2011 10:07 wib
PURWOKERTO – Budaya merokok di kampus ternyata masih belum bisa dieliminasi, untuk itu, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui Biro Administrasi Minat & Penalaran Kemahasiswaan menggelar acara bertema “Sosialisasi Fasilitasi Aturan Pendukung Kawasan Bebas Rokok di Kampus Universitas Jenderal Soedirman Tahun 2011”.
Acara tersebut melibatkan para pejabat eselon III dan IV , Perwakilan BEM Fakultas dan Menwa serta Karyawan Unsoed. Ada pun yang hadir sebagai pembicara adalah Endo Darjito, Agung Suprasetya, Dwi Laksana, dan Sudiro, yang masing-masing dari Unsoed, dan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Siwi Utami.

…dst

15 ) Mahasiswa Tanam 5.000 Bibit Bakau
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/438200/

Monday, 24 October 2011
SEMARANG – Sebanyak 60 mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang menanam 5.000 bibit bakau (mangrove) di wilayah pantai yang masuk Kelurahan Wetan,Kecamatan Tugu,Kota Semarang,kemarin. Aksiyangdilakukanbersama masyarakat sekitar sebagai wujud kepedulian terhadap abrasi pantai yang semakin parah. Bibit bakau yang ditanam dalam kegiatan bertema “Selamatkan Pantai dari Abrasi” ini diperoleh dari bantuan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Tengah dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jateng.

…dst

16 ) Pusat Kucurkan Dana Rehab Sekolah, Pemda jangan Diam
http://www.jpnn.com/read/2011/10/24/106360/Pusat-Kucurkan-Dana-Rehab-Sekolah,-Pemda-jangan-Diam-

Senin, 24 Oktober 2011 , 00:55:00
BALI — Meski pemerintah pusat akan menggelontorkan dana Rp 17,586 triliun di 2012 untuk rehabiltasi sekolah, pemerintah daerah (pemda) tidak boleh lantas kipas-kipas. Mendagri Gamawan Fauzi mengintruksikan, pemda tetap harus mengalokasikan dana di APBD-nya masing-masing untuk pos rehabilitasi sekolah-sekolah yang ada di daerahnya masing-masing.Gamawan mengaku mendapat pesan khusus dari Mendikbud Muhammad Nuh agar menyampaikan hal itu kepada para kepala daerah. “Ada pesan dari Pak Nuh, walau pun pusat menyediakan anggaran triliunan untuk rehabilitasi sekolah-sekolah, tanggung jawab pemda untuk memperbaiki sekolah-sekolah harus tetap dilanjutkan,” kata Gamawan Fauzi.

…dst

17 ) Situs berusia 1.400 tahun ditemukan
http://www.antaranews.com/berita/281176/situs-berusia-1400-tahun-ditemukan

Minggu, 23 Oktober 2011 16:00 WIB
Lahat, Sumatera Selatan (ANTARA News) – Peneliti dari Balai Arkeologi Kota Palembang, Sumatera Selatan, menemukan dua situs baru di Kota Raya Lembak dan Desa Gunung Kaya, Kecamatan Pajarbulan, Kabupaten Lahat, yang diperkirakan berumur 1.000 hingga 1.400 tahun.Peneliti Balai Arkeologi Kota Palembang, Kristantina Indriastuti, di Lahat, Minggu, mengatakan, penemuan baru di Desa Kota Raya Lembak berupa 28 artefak yang terdiri atas kampung megalit, tujuh bilik batu, empat lumpang batu, lesung batu, menhir atau batu tegak, dan 11 dolmen atau meja batu.”Artefak tersebut diperkirakan berumur 1.400 tahun atau merupakan peninggalan abad ke-14,” katanya.Menurut dia, di lokasi yang sama juga ditemukan empat titralit atau batu bersusun, pahatan orang naik gajah, fragmen gerabah, dan keramik asing.

…dst

OOT:

Menangis saya baca berita di bawah ini, berapalah nilai daging seberat 1,4 ton bila dibandingkan dengan nilai kemanusiaan ? Kenapa tidak memaafkan para karyawan yang sudah berbakti puluhan tahun di Hotel tsb ? Kalopun mereka bersalah dan harus diberhentikan selayaknya tidak diperkarakan biar bisa cari hidup sesuai dengan keahlian mereka di tempat lain. Semoga kasih sayang dan jiwa memaafkan masih bersemi di hati kita, amiin YRA.

>>>
18 ) Terlunta-lunta Usai Dituduh Curi Daging Sapi Hotel Nikko 1,4 Ton
http://www.detiknews.com/read/2011/10/24/062754/1750640/10/terlunta-lunta-usai-dituduh-curi-daging-sapi-hotel-nikko-14-ton

Senin, 24/10/2011 06:27 WIB
Jakarta – Musik dangdut memekik dari gerobak sound system pengamen yang bergulir dari Pondok Kopi menuju Jatinegara setiap sore. Di antara 8 orang pengamen tersebut, terselip suara vokalis Karna, salah seorang eks karyawan Hotel Nikko, Jl MH Thamrin, Jakarta.”Saya menangis melihat Karna mengamen seperti itu,” kata kuasa hukum terdakwa, Oddie Hudiyanto, saat berbincang dengan detikcom, Senin, (24/10/2011).Karna mulai mengamen bersama teman-temannya dari Pondok Kopi sejak pukul 16.00 WIB. Lantas, roda gerobak mengarah ke Jatinegara sambil mengumpulkan uang receh dari warga yang ditemui sepanjang jalan. Sesampainya di Stasiun Jatinegara sekitar pukul 19.00 WIB, mereka mangkal ngamen seraya istirahat.”Lalu mereka pulang lagi ke Pondok Kopi setelah lewat tengah malam dengan kembali mendorong gerobak. Sekali ngamen, masing-masing mendapat Rp 20 ribu,” kisah Oddie.

…dst

19 ) Sekilas dalam Negeri
Kerusuhan di Papua
Menhan Paparkan Kondisi Papua Pasca Konflik ke AS
Papua Bisa Jadi Timor Timur Kedua
Perlakukan Rakyat Papua dengan Manusiawi
Soal Kasus Freeport, DPR Panggil Kapolri Pekan Ini  
Menhan AS
AS Dukung Modernisasi Persenjataan TNI
Menhan AS Janji Bantu Alutsista RI 
Pagi Ini Presiden SBY Bertemu Menhan AS 
Kinerja Pemerintah disoroti
Penanganan 9 Kasus Dinilai Tidak Baik
Istana Gagal Jadi Lokomotif Penghematan Anggaran
Rakyat Berharap Ada Perbaikan 
Pasca Reshuffle
Pemerintah Terapkan Moratorium
Demokrat Tolak Kewenangan SP3 KPK 
Pencopotan Fadel
Istana Minta Stop Perdebatan soal Fadel
Fadel Siapkan Gugatan Hukum
Pencopotan Fadel Berdampak ke Golkar
Budayakan Batik Indonesia
Batik Printing Butuh Pengakuan
Yuk Membatik dengan Media Digital Game
RS Indonesia di Gaza
RS Indonesia di Gaza Butuh Bantuan Dana 
Berita Libya
Megawati Puji Sikap Nasionalisme Khadafy
Putra Khadafi Marah Ayahnya Dibunuh Secara Brutal
Khadafy Tewas Akibat Peluru di Kepala dan Perut
Kronik 42 Tahun Khadafi di Tampuk Kekuasaan
Dewan Transisi Deklarasikan Bebasnya Libya dari Khadafi
Kebebasan Libya Dideklarasikan
Swiss siap bantu penjinakan ranjau libya
Malaysia
MotoGP Malaysia dibatalkan akibat kecelakaan Simoncelli 
Tragedi Sepang, Simoncelli Tewas 
Turki
Gempa Turki, 1.000 Dikhawatirkan Tewas
Gempa Terus Terjadi, Turki Tolak Bantuan Israel