1 ) Gelar Guru Besar tak Sembarangan
http://www.jpnn.com/read/2013/02/09/157651/Gelar-Guru-Besar-tak-Sembarangan-

Sabtu, 09 Februari 2013 , 10:12:00
MALANG- Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) tak mau sembarangan memberikan gelar guru besar pada dosen di perguruan tinggi. Sebab pada 2012 lalu ditemukan puluhan pengajuan guru besar yang tidak layak. Karena itulah syarat pengajuan guru besar akan semakin diperketat tahun ini. Menurut Direktur Pendidik Tenaga Kependidikan, Prof Dr Supriadi Rustad M.Si, data 2012 di Ditjen Dikti pengajuan guru besar yang diterima sebanyak 115 orang. Setelah dilakukan verifikasi ternyata hanya 77 orang yang layak mendapat SK. “Bulan Juni tahun ini persyaratan akan semakin ketat, dan ini harus dilakukan karena guru besar itu harusnya bisa jadi panutan,” ungkap Supriadi usai menjadi pembicara dalam Sarasehan Membangun Budaya Akademik di Universitas Islam (Unisma) Malang, Jum’at (8/2).Beberapa temuan kejanggalan pada pengajuan guru besar sebelumnya diantaranya artikel yang ditulis dikirim ke jurnal rakitan dan jurnal bodong. Selain itu ada pula yang menyertakan artikel sisipan, label akreditasi palsu, buku lama sampul baru dengan nama pengarang berbeda. Modus-modus yang tidak benar itu akan dibendung oleh Dikti dengan semakin memerketat syarat pengajuan guru besar sejak tahun ini.
“Kami belum dan tidak mengubah aturan guru besar, hanya saja sekarang ini kami menegakkan aturan dengan tegas,” ujarnya.

…dst

2 ) SNMPTN 2013
Ketentuan PTN Dinilai Tak Adil
http://edukasi.kompas.com/read/2013/02/09/08203088/Ketentuan.PTN.Dinilai.Tak.Adil

Sabtu, 9 Februari 2013 | 08:20 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Ketentuan memilih perguruan tinggi di provinsi asal sekolah bagi siswa kelas XII yang mendaftar di dua perguruan tinggi negeri dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri, dinilai tidak adil. Sebab, ada provinsi yang hanya memiliki satu perguruan tinggi negeri. Sesuai ketentuan Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013— yang tahun ini dilaksanakan terbuka bagi semua siswa SMA/MA/SMK angkatan tahun 2013 dan gratis—pelamar hanya bisa memilih maksimal dua PTN. Untuk tiap PTN pilihan, pelamar juga hanya berhak memilih maksimal dua program studi. Bila pelamar memilih dua PTN, salah satu PTN yang dipilih harus berada di provinsi SMA peserta. Namun, jika hanya memilih 1 PTN, pelamar dapat memilih PTN di mana pun di seluruh Indonesia. Atau, jika di provinsi tersebut tidak ada PTN, pelamar bisa mendaftar di provinsi terdekat yang punya PTN. Adanya keharusan memilih PTN di salah satu provinsi asal SMA siswa dikeluhkan sekolah, orangtua, dan siswa, seperti yang dihimpun di Jakarta, Jumat (8/2). Protes terutama disampaikan siswa di provinsi yang pilihan PTN-nya hanya satu.

…dst

3 ) Ribuan Siswa Terancam tidak Ikut SNMPTN
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/02/09/3/129732/-Ribuan-Siswa-Terancam-tidak-Ikut-SNMPTN

Sabtu, 09 February 2013 | 10:49 WIB
Metrotvnews.com, Solo: Ribuan siswa sekolah menengah atas (SMA) di Jawa Tengah terancam tidak bisa mengikuti seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) tahun ini. Pasalnya, hingga batas waktu terakhir pengisian, Jumat (8/2), sekolah mereka belum menginput data di pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) sebagai syarat utama mengikuti seleksi tersebut. Ketua Eksekutif SNMPTN Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Sutarno mengatakan berdasarkan informasi yang diperolehnya hingga penutupan baru 1.619 sekolah yang mengisi PDSS. Jumlah tersebut baru mencapai 60,02% dari total SMA di Jawa Tengah, yakni 2.697 sekolah. “sekolah yang sudah mendaftar itu terdiri dari 679 SMA, 312 madrasah aliyah (MA), dan 647 sekolah menengah kejuruan (SMK),” katanya, Sabtu (9/2). Selain 1.619 sekolah yang sudah menginput data lengkap tersebut, masih ada sejumlah sekolah lagi yang sedang melakukan unggah data. Untuk sekolah-sekolah tersebut, Sutarno berharap masih bisa diproses meski batas waktu yang ditetapkan telah berakhir.

…dst

4 ) Efek Jera untuk Sekolah Curang
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/02/09/214726/Efek-Jera-untuk-Sekolah-Curang-

09 Februari 2013
JAKARTA – Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) diberi kewenangan penuh untuk melaksanakan tugas, dari proses seleksi hingga pemberian sanksi kepada sekolah-sekolah yang melakukan kecurangan. Sanksi yang dijatuhkan panitia SNMPTN untuk sekolah yang curang adalah memasukkannya ke daftar hitam dan tidak diperkenankan mengikuti SNMPTN selama satu tahun. Menteri Pendidikan dan Ke­budayaan Mohammad Nuh men­dorong agar panitia SNM­PTN mengumumkan sekolah-sekolah yang masuk dalam daftar hitam. Dengan begitu akan dapat memberi efek jera dan menjadi pembelajaran bagi sekolah lain. “Kalau memang perlu diumumkan, ya umumkan saja supaya publik mengerti. Tidak apa-apa diumumkan agar ada efek jera,” ujar Nuh. Menurutnya, segala bentuk kecurangan tidak perlu disimpan rapat. Dengan demikian, bisa menjadi pendorong pihak yang bersangkutan untuk melakukan perbaikan. “Kecu­rangan tidak perlu disimpan tapi kita berikan kewenangan kepada panitia,” imbuhnya.

…dst

5 ) Unnes Tak Usulkan Blacklist Sekolah
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/02/09/214725/Unnes-Tak-Usulkan-Blacklist-Sekolah

09 Februari 2013
SEMARANG – Dalam proses pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013, Uni­versitas Negeri Semarang (Unnes) tidak mengusulkan nama sekolah untuk dicoret. Blacklist atau memasukkan sekolah ke daftar hitam dan menggugurkan peserta SN­MPTN itu merupakan kewenangan Pemerintah Pusat. Hal itu disampaikan Pem­bantu Rektor I Bidang Akademik Unnes Agus Wahyudin di kampus tersebut, kemarin. Dia menyatakan tidak akan mengusulkan sekolah untuk di blacklist. Sebab, menurutnya, memang ada sejumlah sekolah yang tidak mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) namun bukan karena digugurkan. ”Bisa jadi mereka tidak mengisi PDSS karena belum punya siswa kelas XII atau tidak ada murid yang berminat ikut SNMPTN,” ungkapnya.

…dst

6 ) Undiksha Memberi Jatah 50 Persen Jalur SNMPTN
http://edukasi.kompas.com/read/2013/02/09/01105744/Undiksha.Memberi.Jatah.50.Persen.Jalur.SNMPTN

Sabtu, 9 Februari 2013 | 01:10 WIB
SINGARAJA, KOMPAS.com – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) memberikan jatah 50 persen kepada mahasiswa baru S-1 melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. “Kapasitas penerimaan mahasiswa baru tidak jauh dengan tahun lalu yang mencapai 2.370 orang, belum termasuk mahasiswa S-2 dan Diploma,” kata Rektor Undiksha Prof Nyoman Sudiana di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Jumat (8/2/2013). Menurut dia, setiap tahun Undiksha menerima sekitar 2.500 hingga 3.000 orang mahasiswa baru, baik melalui jalur nasional maupun jalur mandiri. Untuk jalur nasional itu terbagi dalam dua kategori, yakni SNMPTN dengan kuota 50 persen dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebanyak 30 persen.

…dst

7 ) Tiga mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menemukan bioethanol heater.
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/02/09/3/129749/Tiga-Mahasiswa-Unair-Temukan-Bioethanol-Heater

Sabtu, 09 February 2013 | 12:03 WIB
Temuan mereka ini sekaligus menyabet juara I dalam ajang National Innovation Contest (NIC) 2013 yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung pada 1-3 Januari 2013. “Ide alat itu berawal dari keprihatinan kami akan semakin menipisnya ketersediaan bahan bakar fosil dan bioethanol diharapkan bisa menjadi alternatif bahan bakar yang ramah lingkungan,” kata mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Unair, Ardhy Purwo Nugroho, di Surabaya, Sabtu (9/2).Didampingi dua rekannya Muhammad Umar Safari (FST) dan Muhammad Baidowi (Fakultas Ekonomi dan Bisnis/FEB), ia menjelaskan titik nyala bioethanol itu jauh lebih besar dibandingkan dengan bensin sehingga disarankan penggunaannya dicampur dengan bensin.”Dari situ, muncul ide untuk membuat alat yang berfungsi memanaskan Bioethanol sehingga lebih mudah mencapai titik nyala sempurna. Dengan suhu yang ditingkatkan, bioetanol akan lebih mudah mencapai titik nyalanya, ketika masuk mesin dan terkena percikan api maka dengan mudah bioethanol terbakar,” katanya.

…dst

8 ) Tahun 2012 Hanya Serap Anggaran 87,3 Persen
DPR Desak Kemendikbud Perbaiki Kinerja TA 2013
http://www.pikiran-rakyat.com/node/222248

Jumat, 08/02/2013 – 08:02
JAKARTA, (PRLM).- Ketua Komisi X Agus Hermanto mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) agar memperbaiki kinerja di tahun anggaran (TA) 2013, termasuk membuat langkah-langkah strategis agar laporan keuangan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hasil evaluasi, Kemdikbud hanya menyerap anggaran sebanyak Rp 67,8 triliun atau hanya 87,3 persen dari total nilai pagu TA 2012 sebesar Rp 77,8 triliun. “Komisi X berharap agar Kemendikbud membuat perencanaan yang lebih terukur dan matang di TA 2013 ini,” kata Agus pada rapat kerja dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dan jajarannya di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (7/2/13) malam. Selain itu, Komisi X mendesak agar Kemendikbud mengupayakan agar Uji Kompetensi Awal (UKA) dan Uji Kompetensi Guru (UKG) dilaksanakan dengan standar yang jelas. “UKA dan UKG harus memiliki standar yang jelas, dan diperlukan evaluasi agar tercipta SDM guru yang memiliki kompetensi baik,” ujar Agus.

…dst

9 ) Rp10 Triliun Anggaran Kemdikbud Mubazir
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=157464

Kamis, 07 Februari 2013 , 22:56:00
JAKARTA – Realisasi anggaran di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2012 hanya 87 persen atau Rp67 triliun dari total Rp77 triliun alokasi bagi kementrian yang dipimpin Mohammad Nuh itu. Meski sudah lebih baik dibanding serapan tahun 2011, sisa dana yang tidak terpakai tahun anggaran 2012 lalu masih berkisar Rp10 triliun. Hal ini dinilai mubazir oleh Komisi X DPR. “Dari Rp77 triliun anggaran Kemdikbud hanya Rp67 triliun yang terpakai, berarti Rp10 triliun yang tidak terealisasi. Ini mubazir,” kata Zulfadli, anggota Komisi X saat Raker dengan Mendikbud Mohammad Nuh, Kamis (7/2). Seharusnya, lanjut dia, anggaran sebesar itu bisa digunakan tahun itu juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional dan dimanfaatkan oleh masyarakat. “Ini harus betul-betul diperhatikan. Saya prihatin, karena dana Rp10 triliun itu tidak sedikit,” tegasnya. Usai Raker tersebut, Inspektorat Jenderal Kemdikbud, Haryono Umar mengakui dari hasil pengawasannya ditemukan, bahwa anggaran Rp10 triliun yang tidak terserap itu sebagian besar dari APBN Perubahan. “Rp10 triliun itu APBN perubahan, sebagian besar anggaran untuk perguruan tinggi. Mereka terlambat ngambil karena waktu mepet, apalagi 16 universitas habis kena KPK,” pungkasnya menjawab JPNN. (fat/jpnn)

***

10 ) Akui Laporan Keuangan Masih Kacau
http://www.jpnn.com/read/2013/02/07/157466/Akui-Laporan-Keuangan-Masih-Kacau-

Kamis, 07 Februari 2013 , 23:03:00
JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mendapati sedikitnya 5 temuan di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada semester I 2012. Nilainya mencapai Rp65 miliar. Dari 5 temuan itu, BPK memberikan 15 rekomendasi. Namun 11 rekomendasi senilai Rp55 miliar telah diselesaikan tindaklanjutnya. Sedangkan 4 lagi senilai Rp9,4 miliar masih dalam proses. Menanggapi hal ini, Inspektur Jenderal (Irjen) Kemdikbud, Haryono Umar tidak menampik bahwa pelaporan keuangan di Kementrian yang dipimpin Mohammad Nuh itu masih banyak kacau dan perlu ditindak lanjuti. “Kita sedang review laporan keuangan seluruhnya. Memang masih banyak yang harus ditindak lanjuti, seperti rekening yang tidak dilaporkan ke Kementrian Keuangan,” kata Haryono Umar di DPR, Kamis (7/2). Mantan pimpinan KPK ini membeberkan bahwa temuan BPK itu sendiri lebih didnominasi oleh masalah administrasi yang tidak tertib. “Temuan ini didominasi juga oleh tidak tertib administrasi. Aset ada tapi tidak dinilai setiap tahun, seperti di perguruan tinggi,” jelasnya.

…dst

11 ) Kisah Bisnis Ijazah Palsu yang Pernah Terungkap
http://edukasi.kompas.com/read/2013/02/09/08122628/Kisah.Bisnis.Ijazah.Palsu.yang.Pernah.Terungkap

Sabtu, 9 Februari 2013 | 08:12 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Kasus ijazah palsu melalui situs dunia maya ternyata pernah diungkap oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) bersama dengan pihak kepolisian. Dari tiga orang yang diciduk tersebut, diketahui cara kerja para pembuat ijazah palsu ini menjaring pelanggan dan menyelesaikan pesanan. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti, Illah Sailah, mengatakan bahwa kasus bisnis ijazah palsu pada tahun lalu mengungkap tiga pelaku yang tak saling mengenal namun saling berhubungan dalam membuat ijazah palsu berdasarkan permintaan dari berbagai kota. “Kasus yang tahun lalu sampai diurus polisi itu juga situs di website seperti ini. Ada tiga yang tertangkap dan ternyata tidak saling kenal,” kata Illah kepada Kompas.com, Jumat (8/2/2013). Awalnya, bisnis ini melalui situs forum terbesar di Indonesia. Dengan mempromosikan bahwa bisa membuat ijazah palsu dari berbagai universitas ternama, pemilik akun forum tersebut menjaring orang-orang yang membutuhkan ijazah abal-abal ini untuk keperluan mencari kerja dan lain-lain.

…dst

12 ) Polisi Tangkap Mahasiswa Pembuat Situs Porno di Bandung
http://www.metrotvnews.com/metronews/video/2013/02/09/6/170745/Polisi-Tangkap-Mahasiswa-Pembuat-Situs-Porno-di-Bandung

Sabtu, 09 February 2013 | 00:22 WIB
Metrotvnews.com, Bandung: Seorang mahasiswa Teknologi Informatika yang diduga pembuat situs porno di Bandung dibekuk Kepolisian Resort Besar Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/2). Situs porno tersebut menawarkan sejumlah perempuan cantik dari Bandung dan daerah lainnya untuk diajak berkencan. Dari keterangan pelaku, diakui bahwa anggota situs tersebut telah mengadakan pesta seks awal Februari lalu. Keberadaan situs itu sontak menggegerkan warga Kota Kembang dalam beberapa hari terakhir. Setelah dua hari melacak, polisi pun berhasil menangkap dalang di balik kehadiran situs porno itu. Polisi menciduk Wahyudin (28), warga Jalan Muhammad Toha, Bandung. Tersangka yang masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan Teknologi Informatika itu mengaku membuat situs porno sejak Desember lalu. Saat penangkapan, polisi juga menyita bukti transfer rekening bank, telepon genggam, laptop dan modem. Berdasarkan pemeriksaan, polisi menemukan 2 ribu member aktif situs tersebut.

…dst

13 ) Pengelola Situs Prostitusi Lulusan Unikom
http://www.seputar-indonesia.com/news/pengelola-situs-prostitusi-lulusan-unikom

09 Februari 2013
BANDUNG– Pengelola situs prostitusi www.cewebisyar.com, Wahyudin, dikenakan pasal berlapis. Kini, lulusan Universitas Komputer Indonesia (Unikom) tahun 2007 itu mendekam di Mapolrestabes Bandung. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso mengatakan, tersangka Wahyudin terbukti menyediakan jasa pornografi dan tanpa hak mendistribusikan, serta dapat diakses melalui informasi elektronik yang memuat kesusilaan dan unsur penipuan.Atas perbuatannya, warga Jalan M Toha, Bandung, tersebut dijerat Pasal 30 subsider Pasal 35 UU No 44/2008 tentang Pornografi dengan sanksi pidana minimal 6 bulan penjara maksimal 12 tahun, Pasal 45 ayat 1 UU No 11/2008 tentang ITE dengan sanksi pidana 6 tahun, dan Pasal 378 KUHP. Dalam menjalankan situsnya, Wahyudin memasang sekitar 100 foto perempuan yang dijajakan. Untuk masyarakat yang tertarik atau ingin menjadi member ditawarkan paket dengan tiga kategori. Untuk paket silver harus membayar Rp500.000, paket gold Rp700.000,dan paket platinum Rp1,2 juta. Dalam praktik prostitusi online, pelaku memberlakukan peraturan kepada member. Bagi mereka yang sudah mentransfer uang ke rekening sebuah bank diberikan username dan password, serta kode lady escort, jika ingin menghubungi perempuan yang sudah dipesannya.

…dst

14 ) Mahasiswa pengelola prostitusi online terancam dipecat
http://www.antaranews.com/berita/357519/mahasiswa-pengelola-prostitusi-online-terancam-dipecat

Sabtu, 9 Februari 2013 19:37 WIB
Bogor (ANTARA News) – HFIH (24) mahasiswa semester akhir ini terancam dipecat dari kampusnya jika terbukti bersalah dalam kasus prostitusi online yang menjeratnya. “Jika terbukti bersalah tidak ada kata lain dipecat,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Pertanian Bogor Prof Yonny Koesmaryano saat dihubungi, Sabtu. Prof Yonny mengatakan, IPB tegas dalam menindak mahasiswa yang terlibat tindakan yang melanggar hukum. Menurutnya, perbuatan tersebut tidak bisa dibiarkan. HFIH ditangkap aparat Kepolisian Daerah Jawa Barat, Jumat (8/2) di salah satu penginapan di Jalan Pajajaran, bersama tiga orang perempuan. Mahasiswa IPB tersebut menjadi tersangka pengelola prostitusi online yang menawarkan gadis-gadis muda melalui situs internet dengan tarif Rp1,5 juta. Menurut Yonny, pihaknya telah melakukan pengecekan terkait status HFIH yang memang merupakan mahasiswa di IPB semester akhir yang tengah menyusun skripsi.

…dst

15 ) Kompetisi pacu perkembangan robotika Indonesia
http://www.antaranews.com/berita/357272/kompetisi-pacu-perkembangan-robotika-indonesia

Jumat, 8 Februari 2013 09:36 WIB
Delft, Belanda (ANTARA News) – Kompetisi robot bisa menjadi salah satu media untuk memacu perkembangan robotika di Indonesia, kata peneliti bidang kecerdasan buatan di Universitas Teknologi Delft, Safreni C Sari. “Kontes-kontes robot membuat praktisi robotika terpacu untuk merancang robot yang bentuk, ukuran dan kemampuannya sesuai dengan area keterampilan yang dikompetisikan,” katanya di Delft, Jumat. Dia mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi robot tingkat nasional seperti Kontes Robot Cerdas Indonesia yang dianggap mampu memotivasi akademisi dan mahasiswa mendalami serta mengembangkan teori dan aplikasi robot. “Mahasiswa dan dosen jadi semakin kreatif membuat inovasi robot dengan adanya kontes karena prestasi di bidang ini membawa banyak manfaat bagi individu peneliti sendiri, juga bagi peningkatan reputasi dan akreditasi perguruan tinggi,” kata Safreni. Kompetisi robot nasional yang kini sudah merambah ke tingkat SMA, SMP, sampai SD, lanjut dia, akan mendorong kreativitas anak-anak muda Indonesia dalam membuat desain dan aplikasi robot.

…dst

16 ) UI Beri Gelar Doktor Honoris Causa ke Profesor Asal Belanda
http://edukasi.kompas.com/read/2013/02/09/21450832/UI.Beri.Gelar.Doktor.Honoris.Causa.ke.Profesor.Asal.Belanda.

Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Sabtu, 9 Februari 2013
JAKARTA, KOMPAS.com – Universitas Indonesia memberi gelar Doktor Kehormatan atau Honoris Causa kepada warga negara Belanda, Prof. Dr. Willem Arnoldus Laurens Stokhof. Pemberian gelar itu didasarkan pada jasa Stokhof dalam pengembangan linguistik, penelitian dan pembinaan linguistik di Indonesia. Pemberian gelar tersebut dilakukan pada Sabtu, (9/2/2013) di Balairiung UI, Depok, Jawa Barat, bersamaan dengan acara Wisuda Program Sarjana dan Vokasi semester gasal 2012 / 2013. Penganugerahan tersebut dipimpin oleh penanggung jawab sementara. Rektor UI Prof. Dr.Ir.Djoko Santoso, M.Sc di hadapan sivitas UI. Selain Stokhof, UI juga memberikan gelar serupa kepada Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla. Menurut siaran pers yang diterima Kompas.com, Stokhof adalah sosok yang tidak bisa terpisahkan dari Indonesia. Meski berkebangsaan Belanda, ia menunjukan sumbangsihnya dengan melestarikan bahasa daerah di Indonesia. Salah satunya adalah dengan penelitian awalnya saat mengunjungi Kepulauan Alor, Nusa Tenggara Timur untuk meneliti 14 bahasa daerah yang nyaris punah.

…dst

17 ) Alasan UI Anugerahkan Gelar Doktor Kehormatan kepada JK
http://edukasi.kompas.com/read/2013/02/09/13165639/Alasan.UI.Anugerahkan.Gelar.Doktor.Kehormatan.kepada.JK

Sabtu, 9 Februari 2013 | 13:16 WIB
DEPOK, KOMPAS.com — Universitas Indonesia (UI) menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) bidang Kepemimpinan kepada Wakil Presiden ke-10 RI, Jusuf Kalla. Pjs Rektor UI Djoko Santoso mengalungkan medali akademik dan menyerahkan piagam penghargaan kepada Kalla dalam Upacara Wisuda Program Profesi, Spesialis, Magister, dan Doktor UI 2012/2013 di Balairung UI Depok, Sabtu (9/2/2013). Sebelumnya, Djoko menguraikan alasan UI menganugerahkan gelar Honoris Causa kepada pria yang kini menjabat Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu. UI menilai Kalla telah menampilkan diri menjadi seorang pemimpin yang tranformasional.

…dst

18 ) JK Bergurau Nasib Anas Setali Tiga Uang dengan Rektor UI
http://news.detik.com/read/2013/02/09/131940/2165575/10/jk-bergurau-nasib-anas-setali-tiga-uang-dengan-rektor-ui?ntprofil

Sabtu, 09/02/2013 13:27 WIB
Depok – – Mengomentari keputusan SBY yang mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat, Jusuf Kalla membandingkannya dengan sikap Universitas Indonesia (UI). Beberapa waktu lalu, kepemimpinan di tubuh Rektorat UI juga mengalami pergantian. “Saya bergurau, apa yang dilaksanakan presiiden semalam sesungguhnya mengikuti UI,” seloroh JK usai pemberian gelar Honoris Causa di Universitas Indonesia (UI), Depok, Sabtu (9/2/2013). Jika SBY sebagai Ketua Majelis Tinggi mengambil alih kepemimpinan Demokrat, yang sebelumnya berada di tangan Ketua Umum Anas Urbaningrum. Maka dalam tubuh Rektorat UI, terjadi pengambilalihan oleh Djoko Santoso yang juga menjabat Dirjen Dikti Kemendikbud. Kini, Djoko merangkap jabatan sebagai Pjs Rektor UI, mengganti Rektor sebelumnya, Gumilar Somantri.

…dst

19 ) Beasiswa Skripsi Riset Pangan dari Indofood
http://kampus.okezone.com/read/2013/02/08/368/759032/beasiswa-skripsi-riset-pangan-dari-indofood

Sabtu, 09 Februari 2013 09:07 wib
JAKARTA – Lagi meneliti dan menulis skripsi tentang pangan di Indonesia? Beasiswa ini tepat untukmu! PT Indofood Sukses Makmur Tbk lewat program Indofood Riset Nugraha (IRN) 2013-2014, mendukung para mahasiswa/i perguruan tinggi negeri/swasta se-Indonesia dalam pengembangan riset bidang pangan dan diversifikasi pangan. Dukungan ini dimaksudkan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.IRN merupakan program bantuan dana penelitian yang ditujukan untuk kalangan mahasiswa S-1 dari seluruh Indonesia. Proposal penelitian yang akan didanai harus lolos seleksi ketat panitia. Sejak program ini diluncurkan sejak 1998, telah ribuan proposal masuk, namun hanya ratusan proposal yang dinyatakan layak untuk program IRN. Tahun ini, IRN mengusung tema “Penganekaragaman Pangan Melalui Pemanfaatan Aneka Tepung Komposit dengan Memaksimalkan Komoditas Lokal”. Topik penelitian yang dapat dibiayai adalah yang meliputi empat bidang, yakni teknologi pangan dan gizi masyarakat; bidang sosial, ekonomi, dan budaya; budidaya pertanian; serta peternakan.

…dst

20 ) ECC UGM Gelar Jobfair
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/02/09/mhy57f-ecc-ugm-gelar-jobfair

Sabtu, 09 Februari 2013, 16:33 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,SLEMAN — Pusat informasi dan pengembangan karir, Enginering Carier Centre (ECC), Universitas Gajah Mada (UGM) kembali mempertemukan para pencari kerja dan puluhan perusahaan dalam Jobfair di Gedung Graha Sabha Pramana, UGM, Sabtu (9/2). Kegiatan ini bukan hanya memberikan wadah bagi pelamar kerja, melainkan arahan serta potensi pengembangan diri. 78 perusahaan nasional dan multinasional ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Acara yang berlangsung di lingkungan UGM ini hanya berlangsung selama dua hari hingga Ahad (10/2). Selain mahasiswa UGM, carier days ketigabelas itu juga berlaku untuk umum. Wakil Direktur ECC UGM, Deka Isnadi mengatakan, program yang ditawarkan juga bukan hanya Jobfair semata, melainkan pelatihan skill, konsultasi karir, dan persiapan mencari kerja. Dengan begitu, mereka dapat melihat potensi diri dan mencocokannya dalam lingkup industri yang sesuai.

…dst

21 ) Wow, 50 Kampus dan 100 Sekolah di Bali Terkoneksi Wi-Fi
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/02/09/mhxe6f-wow-50-kampus-dan-100-sekolah-di-bali-terkoneksi-wifi

Sabtu, 09 Februari 2013, 06:49 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR — Para mahasiswa dan pelajar di Bali akan semakin mudah mengakses internet dengan jaringan berkecepatan 20 Mbps. Hal itu merupakan layanan yang diberikan provider Telkomsel bagi pelanggannya, melalui layanan FlashZone dan Indonesia Digital School (Indischool). “Kami berupaya mendukung pemerintah dalam menyediakan layanan internet berkualitas bagi kalangan kampus dan sekolah seiring komitmen kami untuk menjadikan Bali sebagai Broadband Island,” kata Head of Sales & Customer Care Telkomsel Regional Bali Nusra, Hasan Kurdi. Hasan menyebutkan, saat ini akses layanan internet merupakan kebutuhan dasar bagi generasi muda Indonesia. Dengan didukung penuh oleh Telkom sebagai penyedia jaringan WiFi, Telkomsel secara konsisten terus berupaya memenuhi tingginya animo generasi muda terhadap akses layanan mobile internet berkualitas dengan harga terjangkau. Melalui penggelaran 100 titik WiFi FlashZone di kampus serta 1.000 WiFi Indischool di sekolah, kata Hasan, layanan internet akan semakin mudah diakses.

…dst

22 ) Kampus Teknik, ITS Justru Jadi Tuan Rumah Festamasio
http://kampus.okezone.com/read/2013/02/09/373/759357/kampus-teknik-its-justru-jadi-tuan-rumah-festamasio

Sabtu, 09 Februari 2013 16:39 wib
JAKARTA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya didapuk sebagai tuan rumah kompetisi berbasis teknik sudah biasa. Namun, apa jadinya jika perguruan tinggi tersebut mendapat kehormatan sebagai tuan rumah Gelaran Festival Teater Mahasiswa Nasional (Festamasio) yang keenam? Kebanyakan orang mungkin menganggap aneh, mengapa kampus ITS yang berisi mahasiswa teknik justru menjadi tuan rumah sebuah festival kesenian. ”Kenapa festival seni justru diadakan di kampus arek teknik?” canda Rektor ITS Tri Yogi Yuwono ketika membuka kegiatan tersebut, seperti dilansir oleh Okezone dari ITS Online, Sabtu (9/2/2013). Memang cukup mengagetkan, pasalnya hingga saat ini belum pernah ada kampus teknik yang menjadi tuan rumah Festamasio. Namun, kata Tri Yogi, sebenarnya ada ciri khas yang sama antara teknologi dan seni. “Keduanya dapat menghasilkan kreativitas yang akan berujung pada adanya inovasi,” paparnya.

…dst

23 ) Pekan Depan, Wapres Canangkan Kurikulum 2013
http://edukasi.kompas.com/read/2013/02/09/08243238/Pekan.Depan.Wapres.Canangkan.Kurikulum.2013

Sabtu, 9 Februari 2013 | 08:24 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Pelaksanaan Kurikulum 2013 akan dicanangkan Wakil Presiden Boediono pada Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan, 10-13 Februari 2013, di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan, Sawangan, Bogor. Implementasi Kurikulum 2013 ini menjadi salah satu tema bahasan kepala dinas, pimpinan perguruan tinggi, praktisi pendidikan, dan perwakilan kementerian. “Rembuknas menganalisis masalah dan mencari solusi berbagai masalah pendidikan, terutama pada program 2013,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ainun Na’im, Jumat (8/2), di Jakarta.

…dst

24 ) Perubahan Anggaran Kurikulum Baru Kagetkan DPR
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=157480

Jum’at, 08 Februari 2013 , 01:10:00
Berubah Dari Rp 648 Miliar jadi Rp 2,491 Triliun
JAKARTA – Komisi X DPR RI belum memberi lampu hijau kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait usulan anggaran kurikulum 2013. Pasalnya, anggaran yang diperlukan oleh kementerian yang dipimpin Mohammad Nuh itu terus membengkak. Anggota Komisi X DPR, Ferdiansyah mengungkapkan, pada saat pembahasan awal RKA/KL, komisinya dengan Kemdikbud hanya sepakat mengalokasikan anggaran Rp 648,4 miliar untuk kurikulum. Anggaran sebesar itu sudah termasuk dana persiapan, buku, hingga pelatihan guru. Tapi belakangan anggaran itu mengalami dua kali perubahan yang dinilai spektakuler. Pasalnya setelah rapat kerja dengan Wamendikbud Musliar Kasim, anggaran tiba-tiba melonjak jadi Rp1,4 triliun. “Awalnya perubahan kurikulum 2013 itu disepakati Rp684,4 miliar. Waktu raker dengan Wamen naik jadi Rp1,4 triliun. Lantas kenapa akhirnya jadi Rp 2,491 triliun? Ini perubahan spektakuler dan harus dibahas lagi,” kata Ferdiansyah kepada JPNN di DPR, Kamis (7/2) malam.

…dst

25 ) Sekolah Eks RSBI Prioritas Kurikulum Baru
http://kampus.okezone.com/read/2013/02/09/373/759335/sekolah-eks-rsbi-prioritas-kurikulum-baru

Sabtu, 09 Februari 2013 15:47 wib
JAKARTA – Penerapan kurikulum baru di jenjang sekolah dasar akan dibatasi kuota 30 persen dengan mayoritas sekolah eks Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang akan dipakai. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Khairil Anwar Notodiputro mengatakan, setiap kabupaten kota akan diilih 30 persen sekolah dari jumlah sekolah yang ada. Misalnya, di satu kabupaten ada 10 sekolah maka yang akan diambil hanya tiga atau empat sekolah saja. Dia melanjutkan, sekolah yang akan dipilih ialah sekolah yang sudah siap untuk melaksanakan kurikulum yang dilihat dari kelengkapan ruang kelas dan sarana prasarananya. Jika dilihat dari kriterianya, maka sekolah yang dipilih ialah sekolah eks RSBI yang sudah banyak didirikan di kabupaten kota. Sayangnya, lanjut Khairil, tidak adanya sekolah eks RSBI di daerah terpencil membuat pelaksanaan kurikulum di daerah khusus ini akan terkendala. “Kalau mencari 30 persen mudah saja jika di kabupaten kota. Namun kalau di daerah terpencil tidak mungkin ada RSBInya,” ujar Khairil ketika dihubungi, kemarin.

…dst

26 ) Mendikbud Canangkan Gerakan Anti-Drop Out
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/02/09/3/129759/Mendikbud-Canangkan-Gerakan-Anti-Drop-Out

Sabtu, 09 February 2013 | 13:10 WIB
Metrotvnews.com, Banjarmasin: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh mencanangkan Gerakan Nasional Anti Drop Out di Kalimantan Selatan. Angka siswa berhenti di tengah jalan (drop out) saat ini mencapai 3,1%. “Jumlah siswa yang drop out maupun tidak melanjutkan pendidikan sangat tinggi itu terutama siswa miskin,” tutur Mohammad Nuh, di sela-sela Sosialisasi Kurikulum 2013, di Banjarmasin, Sabtu (9/2). Data nasional angka drop out siswa SD sebesar 0,67%, SMP sebesar 2,2% dan SMA mencapai 3,1%. Di Kalsel, jumlah siswa drop out tingkat SMP sebanyak 3.900 siswa dan tingkat SMA sebanyak 3.100 siswa. “Nantinya kita akan membentuk posko di sekolah-sekolah untuk mengawal siswa agar tetap bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” tambahnya. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial pemerintah daerah dan pihak sekolah. Selain tingginya angka drop out, dunia pendidikan di Indonesia juga menghadapi masalah tingginya jumlah siswa putus sekolah. Mayoritas siswa putus sekolah berasal dari keluarga miskin. “Logikanya siswa yang putus sekolah akan melahirkan kemiskinan baru,” ucapnya.

…dst

27 ) RI Terancam Kekurangan SDM Mumpuni untuk Sains Dasar
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/02/09/mhy5g9-ri-terancam-kekurangan-sdm-mumpuni-untuk-sains-dasar

Sabtu, 09 Februari 2013, 16:38 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Ketua Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia Prof Dr Mien A Rifai menyatakan, Indonesia akan kekurangan SDM mumpuni dalam penelitian sains dasar jika masih ditekankan pemahaman, setiap penelitian harus menghasilkan produk. “Manfaat pengembangan sains dasar ini sudah cukup jelas, namun sampai saat ini masih belum menjadi prioritas. Sebab, masih ada faham dan pemikiran yang menilai, setiap penelitian harus menghasilkan produk, bahkan menjadi tujuan dalam penelitian terapan, tegas Prof Rifai di Malang, Sabtu. Prof Rifai mengatakan hal itu disela-sela acara Seminar “Pengembangan Budaya Ilmiah Melalui Penyadaran Sains” kerja sama Komisi Ilmu Pengetahuan Dasar (IPD)-AIPI dengan Universitas Negeri Malang. Selain itu, kata Prof Rifai, juga disebabkan kurangnya pehamanan bahwa pengembangan sains dasar merpakan budaya, sesuatu yang memang sudah menjadi tanggung jawab negara karena hasilnya adalah sumbangan budaya bangsa pada khasanah budaya dunia.

…dst

28 ) AIPI akan Bentuk Lembaga Pendanaan Riset
http://www.republika.co.id/berita/trendtek/sains/12/06/30/m6f6jo-aipi-akan-bentuk-lembaga-pendanaan-riset

Sabtu, 30 Juni 2012, 14:45 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Organisasi para ilmuwan terkemuka, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), tengah mengkaji pembentukan lembaga pendanaan riset yang independen untuk membiayai riset-riset yang tidak bisa didanai oleh pemerintah. “Sekarang ini pemerintah hanya mau mendanai riset yang sesuai dengan tujuh fokus riset yang telah ditetapkan,” kata anggota AIPI yang diminta mempersiapkan lembaga tersebut, Prof Dr Satryo Brodjonegoro pada Sidang Paripurna I AIPI 2012 di Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu. Fokus riset yang hanya bisa didanai oleh pemerintah melalui Kementerian Ristek, adalah yang berkaitan dengan pangan, kesehatan, energi, teknologi informasi dan komunikasi, teknologi pertahanan, transportasi, serta material maju. “Di luar fokus itu, proposal riset ditolak. Ini memang cara pemerintah di negara manapun mengarahkan hasil-hasil riset di negerinya yang memiliki anggaran terbatas,” katanya.

…dst

29 ) AIPI Proses 18 Anggota Baru
http://www.republika.co.id/berita/trendtek/sains/12/06/30/m6e0ig-aipi-proses-18-anggota-baru

Jumat, 29 Juni 2012, 23:30 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Organisasi para ilmuwan terkemuka, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), sedang memproses 18 keanggotaan baru untuk diajukan kepada Presiden pada akhir tahun. “Sekarang ini baru mulai pengajuan dari komisi-komisi, dan baru akan diputuskan pada Sidang Paripurna II pada November 2012,” kata Ketua AIPI Prof Dr Sangkot Marzuki di sela Sidang Paripurna I AIPI 2012 di Kabupaten Kampar, Riau, Jumat. Menurut Undang-undang no 8 tahun 1990 tentang Pendirian AIPI, anggota baru AIPI dipilih oleh duapertiga dari anggota AIPI yang berhak, yakni duapertiga dari 46 anggota dari 52 total anggota AIPI saat ini.

…dst

30 ) Ciri – Ciri Seorang Pemimpin Versi JK
http://kampus.okezone.com/read/2013/02/09/373/759277/ciri-ciri-seorang-pemimpin-versi-jk

Sabtu, 09 Februari 2013 13:52 wib
DEPOK – Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) periode 2004-2009, Muhammad Jusuf Kalla (JK), memperoleh gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Indonesia (UI) dalam bidang kepemimpinan. Di hadapan para civitas academica UI, JK pun berbagi pengalaman yang dilaluinya di bidang pemerintahan dan sosial. Menurut JK, kepemimpinan memiliki konsep yang dinamis terkait waktu, jarak, dan keturunan. Seorang pemimpin, lanjutnya, harus mampu memperoleh kekuatan untuk menaklukkan musuh. “Baik pribadi pemimpin dalam kehidupan sosial masyarakat, seperti pemimpin agama dan guru, pemimpin tak identik dengan mendengar terus-menerus. Mendengar itu penting, tetapi mengambil keputusan tak selamanya sesuai dengan kehendak semua orang. Yang terpenting mengambil keputusan lebih baik,” ujar JK dalam pidatonya di Balairung UI, Sabtu (9/2/2013). JK menilai, pemimpin harus mampu berkorban dan berani mengambil keputusan, serta siap dengan risiko yang akan timbul. “Keputusan adalah ranah pemimpin, sesuatu yang diakui, pencapaian yang diraih. What to dan how to. Harus ada visi dan tujuan yang jelas. Harus ada program. Pemimpin harus melaksanakan dan mengambil kebijakan,” tegasnya.

…dst