1 ) Ketiga di Dunia, Indonesia Bangun Kampus Teknik Kelautan di Raja Ampat

Minggu, 11/05/2014 16:46 WIB
Jakarta – Indonesia membangun kampus Teknik Kelautan khusus untuk kajian karang dan biota laut di Raja Ampat. Kampus ini merupakan kampus ketiga yang ada di dunia untuk kajian serupa setelah Filipina dan Papua Nugini.”Kampus seperti ini tidak banyak di dunia,” kata Mendikbud M Nuh saat meninjau lokasi kampus yang tengah di bangun di Pulau Waisai, Raja Ampat, Minggu (11/4/2014). Sedikitnya kampus yang mempunyai jurusan tersebut karena laboratoriumnya harus khusus. Yaitu alam dengan biota dan karang yang lengkap. Di dunia, hanya beberapa negara yang memiliki alam yang bisa dijadikan laboratorium tersebut, salah satunya Indonesia. “Kampus ini akan menjadi kampus unggulan karena laboratoriumnya sangat besar. Orang luar negeri pun harus ke Indonesia untuk mempelajarinya,” ujar mantan Rektor ITS Surabaya itu.

…dst

2 ) Beroperasi 2015, Kuliah di Universitas Papua Gratis

MINGGU, 11 MEI 2014 | 06:49 WIB
TEMPO.CO, Raja Ampat – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh optimis kampus 3 yang rencananya khusus untuk Fakultas Perikanan, Ilmu Kelautan, dan Pariwisata Universitas Negeri Papua sudah bisa beroperasi pada 2015. Karena letaknya yang sangat jauh dan merupakan kampus baru, Nuh mengatakan akan memberikan insentif ke mahasiswa yang mau kuliah di kampus yang terletak di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat itu.”Beasiswa untuk kebutuhan mereka. SPP digratiskan. Dispensasi khusus supaya mau terlebih dulu ke sini,” kata dia saat mengunjungi pembangunan Kampus 3 Unipa di Distrik Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, Ahad, 11 Mei 2014. Nuh menuturkan kampus ini nantinya dijadikan sebagai pusat ilmu kelautan dan perikanan di Indonesia. Mahasiswanya pun, menurut dia, tidak terbatas pada penduduk Indonesia saja.

…dst

3 ) Mendikbud Resmikan Fakultas Kedokteran UNIPA di Sorong

Sabtu, 10 Mei 2014, 12:37 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, SORONG — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh meresmikan Kampus II Fakultas Kedokteran Universitas Papua di Sorong, Sabtu (10/5). “Kemajuan pendidikan di Papua sudah menunjukkan hasilnya, meskipun kita berjuang keras mewujudkannya,” kata Mendikbud saat acara puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Aimas, Sorong, Papua Barat. Dia menambahan peresmian kampus itu sebagai wujud pemerataan pendidikan di daerah tersebut. Kampus utama UNIPA dengan kekhususan pertanian terletak di Manokwari. Mendikbud juga akan meresmikan Kampus III dengan kekhusuan perikanan dan kelautan UNIPA di Raja Ampat. “Pendidikan pada hakikatnya adalah memanusiakan manusia,” jelas dia. Secara keseluruhan pendidikan di Provinsi Papua Barat dan Papua sudah mulai bangkit jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kemdikbud melihat pendidikan di Papua dan Papua Barat sama pentingnya dengan pendidikan di Jakarta. “Anak-anak Papua bisa jadi guru, dokter, polisi. Bisa jadi apa saja. Bukan tidak mungkin, 20 hingga 30 tahun lagi anak Papua jadi presiden,” katanya.

…dst

4 ) Wali Kota Kediri Persempit Kampus Universitas Brawijaya

JUM’AT, 02 MEI 2014 | 15:49 WIB
TEMPO.CO, Kediri – Wali Kota Kediri meninjau ulang rencana pendirian kampus Universitas Brawijaya Malang di wilayah kerjanya. Pemerintah setempat akan mempersempit lahan kampus dan melarang penguasaan ekonomi oleh pihak universitas. Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengutus tim khusus ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta untuk melacak kerja sama pembangunan kampus oleh Universitas Brawijaya Malang dengan wali kota lama, Samsul Ashar. “Harus jelas untuk siapa peruntukan lahan yang akan kami hibahkan,” kata Abdullah kepada Tempo, Jumat, 2 Mei 2014. Sejak penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kota Kediri dan Rektor Universitas Brawijaya pada 2011, hingga kini pembangunan kampus tersebut tak kunjung direalisasi. Para mahasiswa yang telanjur mendaftar terpaksa menumpang kuliah di kantor Badan Kepegawaian Daerah dan kampus Universitas Pawyatan Daha.

…dst

5 ) Pendaftaran SBMPTN 2014 Dibuka Senin 12 Mei 2014

MINGGU, 11 MEI 2014 | 17:29 WIB
TEMPO.CO, Bandung – Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014 akan dibuka mulai besok Senin, 12 Mei, dan ditutup 6 Juni 2014. Mulai tahun ini, ujian tertulis hanya dilaksanakan sehari pada 17 Juni 2014. Berdasarkan kajian, kata ketua panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)/SBMPTN Ganjar Kurnia, dua tes awal yang biasanya terpisah disatukan menjadi tes kemampuan dan potensi akademik (TKPA). Setelah itu peserta jurusan IPA mengerjakan Tes Kemampuan Dasar Saintek, dan peserta jurusan IPS menghadapi tes Kemampuan Dasar Sosial dan Hukum. “Khusus peserta campuran waktu ujiannya lebih lama karena harus mengerjakan TKPA, tes saintek, dan sosial hukum,” katanya, Ahad, 11 Mei 2014. Perubahan ini juga memangkas biaya yang harus dikeluarkan peserta. Menurut Ganjar, semua peserta tes tertulis maupun tes keterampilan pada jurusan tertentu, cukup membayar sekali, sebesar Rp 100 ribu. Tes keterampilan akan digelar pada hari berikutnya setelah tes tertulis, yaitu pada 18-19 Juni 2014. Tes keterampilan dipakai untuk menyaring peminat jurusan seperti guru, olahraga, dan seni rupa.

…dst

6 ) Awas, Situs SBMPTN Palsu

Jumat, 28  Maret  2014 | 06:15 WIB
TEMPO.CO , Surabaya: Universitas Airlangga (Unair) meminta para calon mahasiswa untuk mengakses laman resmi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014 melalui situs www.sbmptn.or.id. “Selain laman itu, tidak bisa dipertanggungjawabkan akurasinya,” kata Wakil Rektor I Universitas Airlangga Surabaya, Prof Dr H Achmad Syahrani MS Apt, pada jumpa pers di Kantor Manajemen Universitas Airlangga Surabaya, Kamis, 27 Maret 2014. Selain laman situs di www.sbmptn.or.id, memang terdapat situs beralamat www.sbmptn.com. Syahrani khawatir laman tersebut memberikan informasi yang menyesatkan. Guru besar Fakultas Farmasi Universitas Airlangga itu mencontohkan situs www.sbmptn.com pernah memberikan informasi bahwa Universitas Airlangga memberikan jatah kursi kepada 10 orang kepada lulusan Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Surabaya. “Dia melihat mahasiswa dari SMA 5 berapa, SMA lain berapa, terus dibilang kalau Unair ngasih jatah,” kata Syahrani.

…dst

7 ) Kemdikbud akan Ambil Alih Sekolah Kedinasan

11 Mei 2014 15:41:33
Sorong (Antara) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berencana mengambil alih kewenangan sekolah-sekolah kedinasan terkait dengan banyaknya kasus kekerasan di sekolah itu. “Kami akan mengambil alih, mulai dari pembinaan akademik hingga seleksi perizinannya,” ujar Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemdikbud Djoko Santoso di Sorong, Papua Barat, Minggu. Kemdikbud juga sudah merancang bentuk pengaturan sekolah kedinasan tersebut seperti kurikulum sekolah itu. Kurikulum sekolah kedinasan akan diatur sepenuhnya oleh Kemdikbud. Begitu juga dengan sistem pembinaan. Djoko yakin jika di bawah kendali Kemdikbud, budaya kekerasan di sekolah kedinasan akan terhapuskan. Apalagi, Kemdikbud sudah mewajibkan seluruh kampus yang ada di bawah Kemdikbud untuk menghapus masa orientasi yang disimpulkan menjadi akar dendam antara junior dan senior di kampus. Dalam sistem akademik sekolah kedinasan yang baru, kata dia, juga akan disusun bagaimana kampus mendekatkan junior dan seniornya.

…dst

8 ) MURI Berikan Penghargaan Kepada Kemdikbud Atas Keberhasilan Program SM3T Mengirim 7.962 Guru ke Daerah 3T

Fri, 05/09/2014 – 20:44
Sorong, Kemdikbud — Museum Rekor Indonesia (MURI) menyerahkan penghargaan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, atas keberhasilan program Sarjana Mendidik di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T). Penghargaan dengan nomor 6.472 ini diberikan pada acara silaturahim antara Mendikbud dan guru SM3T wilayah Papua dan Papua Barat, di Sorong, Papua Barat, Jumat (9/05/2014). Dari data Kemdikbud, hingga saat ini telah dikirim sebanyak 7.962 guru yang disebar di wilayah 3T Indonesia. Program yang dimulai sejak 2011 ini telah memberi manfaat langsung kepada anak bangsa yang berada di daerah 3T. Penghargaan yang diserahkan kepada Mendikbud ini juga diserahkan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso. Kami ucapkan terima kasih, dan saya membawa pesan dari NTT agar program ini jangan sampai berhenti. Untuk masyarakat NTT program ini sangat berarti. Ini menjadi catatan dalam sejarah pendidikan di Indonesia, dimana program SM3T betul-betul menyentuh rakyat Indonesia,” demikian disampaikan perwakilan pihak Muri yang menyerahkan penghargaan tersebut kepada Mendikbud, Jumat (9/05/2014).

…dst

9 ) Tiga Dampak ‘Potong Generasi’ untuk Memutus Rantai Kekerasan di Kampus

Sat, 05/10/2014 – 11:24
Sorong, Kemdikbud — Kasus kekerasan yang terjadi terutama di perguruan tinggi merupakan cerminan dari fenomena negatif dunia pendidikan. Salah satu cara yang ditempuh Kemdikbud dalam memutus mata rantai budaya di kampus adalah dengan ‘potong generasi’. Potong generasi ditandai dengan penutupan program studi yang mahasiswanya terlibat dalam kasus kekerasan dan tawuran. “Di perguruan tinggi itu, antara yang disakiti dan yang menyakiti sudah sama-sama dewasa. Tekanan dominasinya bisa ditahan. Cara yang paling gampang, kalau itu benih kekerasan terkait tradisi dan budaya, maka paling mudah potong generasi. Itu membawa tiga dampak secara simultan,” demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, usai memaparkan materi Kurikulum 2013 kepada calon Instruktur Nasional di Sorong, Papua Barat, Jumat (9/05/2014). Mendikbud mengatakan, kekerasan yang terjadi kampus melibatkan senior dan junior di kampus tersebut. Dengan adanya potong generasi akan berdampak pada regenerasi yang langsung memotong budaya kekerasan. “Ketika ada yang dikerasi tapi tak ada yang mengerasi maka tidak akan terjadi kekerasan,” jelasnya.

…dst

10 ) Tiga Cara Perkuat Program SM3T

Fri, 05/09/2014 – 10:59
Sorong, Kemdikbud — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan bahwa program Sarjana Mengajar di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T) akan terus diperkuat dengan menggunakan tiga cara. Hal itu diungkapkannya usai mengunjungi sekolah sasaran yang menjadi lokasi mengajar SM3T di Papua Barat, yaitu SD dan SMP Satu Atap (Satap) Ninjemor. Pertama, Mendikbud mengatakan,  Program SM3T dapat diperkuat dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memfasilitasi sekolah-sekolah yang ada di daerah 3T. “Pada hakekatnya yang bertanggung jawab secara langsung adalah kabupaten/kota. Tetapi pusat pun tidak bisa melepaskan diri. Oleh karena itu kerja sama dengan pemerintah daerah sangat penting,” kata Mendikbud di Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (08/05/2014).   Cara kedua, lanjutnya, bekerja sama dengan para alumni perguruan tinggi yang berkenan menjadi relawan menjadi pengajar di daerah 3T.  Ia mengatakan, jumlah peminat Program SM3T cukup besar. Setiap tahun jumlah peminatnya mencapai 8 hingga 9 ribu orang. Dari jumlah tersebut, pengajar SM3T yang diambil Kemdikbud sekitar 3 ribu orang untuk dikirim ke daerah 3T.

…dst

11 ) Rektor: Calon Mahasiswa Jangan Tertuju Satu Fakultas

Sabtu, 10 Mei 2014, 14:46 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK — Rektor Universitas Tanjungpura Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Thamrin Usman, mengharapkan para calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan ke Untan tidak hanya tertuju pada satu fakultas saja. “Harapan kami para calon mahasiswa sebenarnya tidak hanya tertuju pada satu fakultas saja, seperti FKIP, tetapi menyebar di fakultas lainnya, oleh sebab itu menjadi bekal kami untuk terus mengevaluasi terhadap hal itu,” kata Thamrin di Pontianak, Sabtu (10/5). Ia menjelaskan, sekarang ini, atas kebijakan pemerintah seperti pemberian sertifikasi guru, sehingga semua masyarakat ingin menjadi guru. “Kalau kebijakan itu nantinya berubah, saya yakin peminatnya juga akan berubah,” kata Thamrin. Menurut dia, seharusnya tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) jangan karena kebijakan pemerintah tersebut, tetapi karena memang bakat, kemampuan kompetensi, dan peluang serta tantangan yang ada.

…dst

12 ) Gara-Gara Kantong Plastik, Andhika Jadi Mapres UI 2014

Sabtu, 10 Mei 2014 14:18 wib
DEPOK – Setiap berbelanja di pasar swalayan, kita pasti akan diberikan kantong plastik sebagai wadah penyimpan barang belanjaan. Sayangnya, kebiasaan ini membuat penggunaan plastik meningkat. Padahal, plastik sulit terurai di alam.Melihat fenomena tersebut,  mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), Andhika Putra, pun mengajukan ide tentang upaya pengurangan kantong plastik di pasar swalayan. Bahkan, ide yang dituangkannya dalam makalah “Upaya Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik di Indonesia Melalui Regulasi Penerapan Biaya Terhadap Pemberian Kantong Plastik di Pasar Swalayan” tersebut menjadi tiket Andhika meraih predikat juara pertama Mahasiswa Berprestasi (Mapres) UI 2014.  Sebagai Juara 1 Mapres UI, Andhika berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp12 juta. Dia juga akan mewakili UI dalam seleksi mahasiswa berprestasi Tingkat Nasional bersaing dengan para Mahasiswa Berprestasi Perguruan Tinggi se-Indonesia pada Juni 2014.

…dst

13 ) Kunci Toilet Elektronik ITB Jadi Jawara di SIC

Jum’at, 09 Mei 2014 18:08 wib
JAKARTA – Sebagai ibu kota negara, DKI Jakarta masih memiliki segudang permasalahan yang menunggu untuk dicarikan jalan keluar. Salah satu solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi persoalan itu ialah dengan memanfaatkan teknologi. Menyadari hal tersebut, Surya University (SU) bersama Indomaret dan Dewan Riset Daerah (DRD) DKI Jakarta menghelat Social Innovation Competition (SIC) dengan tema Inovasi untuk Pemecah Masalah Perkotaan. Dalam ajang perdana ini, mahasiswa diajak untuk menyelesaikan empat pokok permasalahan DKI Jakarta, yakni public service, living environment, street-preneur, serta cultural harmony and branding. Dari 106 ide yang masuk untuk tahap awal, pada semifinal jumlah ini mengerucut menjadi tiga topik untuk masing-masing kategori. Kemudian di babak final, satu kelompok terbaik dari masing-masing kategori mempresentasikan ide kreatif mereka di hadapan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

…dst

14 ) Selamat… Inilah Para Peraih Beasiswa StuNed 2014 ke Belanda!

Minggu, 11 Mei 2014 | 13:29 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Hasil seleksi beasiswa Studeren in Nederland (StuNed) untuk program master dan short course 2014 sudah diumumkan. Sebanyak 115 mahasiswa Indonesia terpilih menerima beasiwa StuNed untuk melanjutkan studi program master dan 19 untuk program short course selama 2-3 bulan di Belanda. Para penerima beasiswa tersebut mengambil program-program studi yang beragam, meliputi water management, pertanian, hukum, ekonomi, urban development, rekayasa engineering, dan geo-informasi. Mereka berasal dari berbagai latar belakang profesi dan institusi, serta dari berbagai daerah di Indonesia.

…dst

15 ) Negara Paling Pintar di Dunia

Jum’at, 09 Mei 2014 09:05 wib
JAKARTA – Saat ini, partisipasi masyarakat Indonesia dalam pendidikan, khususnya jenjang pendidikan tinggi, masih rendah. Faktor ekonomi menjadi kendala utama mereka mengakses pendidikan.  Sebenarnya, pemerintah berupaya meningkatkan aksesibilitas ke pendidikan lewat berbagai cara. Tidak hanya memperbesar porsi anggaran pendidikan dalam APBN, pemerintah juga memperbaiki ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan serta memberikan banyak beasiswa. Meski demikian, kualitas tingkat pendidikan Indonesia masih jauh jika dibandingkan banyak negara di dunia. Berikut 10 negara dengan tingkat pendidikan tinggi seperti dirangkum Koran Sindo, Jumat (9/5/2014).

…dst